Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat Melalui Monitoring, Evaluasi dan Bimbingan Teknis Posyandu Serta Pendampingan ILP di Kecamatan Bonorowo
Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat Melalui Monitoring, Evaluasi dan Bimbingan Teknis Posyandu Serta Pendampingan ILP di Kecamatan Bonorowo
Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat Melalui Monitoring, Evaluasi dan Bimbingan Teknis Posyandu Serta Pendampingan ILP di Kecamatan Bonorowo
Bonorowo, 20 Oktober 2025 — Dalam rangka mendukung penguatan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat serta mendorong terwujudnya layanan kesehatan yang terintegrasi dan berkualitas, telah diselenggarakan kegiatan Monitoring, Evaluasi (Monev) dan Bimbingan Teknis Posyandu Tingkat Kecamatan/Desa, serta Pendampingan Posyandu Integritas Layanan Primer (ILP) pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Balai Desa Ngasinan, Kecamatan Bonorowo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan dan penguatan Posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bonorowo, dengan pendampingan dari:
-
Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen
-
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kebumen
-
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kebumen
Peserta Kegiatan
Sebanyak 73 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari:
-
Tim dari Dinas PMD Kabupaten Kebumen
-
Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen
-
Tim dari Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen
-
Kepala desa dan Ketua Tim Pembina Posyandu Desa se-Kecamatan Bonorowo
-
Bidan desa se-Kecamatan Bonorowo
-
Perangkat Pemerintah Desa Ngasinan
-
Kader kesehatan Posyandu dari Desa Ngasinan
Materi yang Disampaikan
Kegiatan ini menyajikan dua materi utama yang sangat penting dalam pengembangan Posyandu, yaitu:
1. Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP)
Materi ini menjelaskan konsep Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan dasar yang menyeluruh dan terintegrasi. ILP menekankan pada pendekatan layanan berbasis siklus hidup, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan peran kader dan masyarakat dalam mendukung pencapaian indikator kesehatan nasional.
2. Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai implementasi enam urusan wajib layanan dasar yang menjadi fokus utama Posyandu, yaitu:
-
Pendidikan: Dukungan Posyandu terhadap pendidikan keluarga dan anak usia dini, termasuk penyuluhan gizi dan stimulasi tumbuh kembang.
-
Kesehatan: Pelayanan dasar seperti imunisasi, pemantauan pertumbuhan, serta deteksi dini penyakit.
-
Pekerjaan Umum: Kolaborasi dalam penyediaan akses dan sarana air bersih dan sanitasi lingkungan.
-
Perumahan Rakyat: Kontribusi Posyandu dalam mendorong lingkungan sehat dan layak huni.
-
Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat: Peran serta dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi kegiatan Posyandu.
-
Sosial: Menjangkau kelompok rentan seperti balita gizi buruk, ibu hamil risiko tinggi, dan lansia.
Harapan dan Tindak Lanjut
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama dalam mewujudkan Posyandu yang aktif, berkualitas, dan terintegrasi. Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Selain itu, sinergi antara kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan lembaga lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan target pembangunan kesehatan melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer dan penerapan 6 SPM secara konsisten.
